OKE Blog Web

Aneka info yang inspiratif

powerd by Unagiimo Project

Perkembangan Seni Kontemporer di Indonesia

Kategori │Seni Budaya



Seni kontemporer bukanlah hal yang baru di Indonesia. Aliran seni ini pertama kali dikenal pada medio tahun 70an. Tokoh yang berjasa memperkenalkan seni kontemporer di Indonesia adalah Sidharta Soegijo, seorang seniman patung asal Yogyakarta. Kala itu Sidharta menggunakan nama kontemporer untuk menamai salah satu karya patungnya. Karya karya patung beliau cukup banyak yang terkenal, antara lain patung Tangisan Dewi Betari dan Tonggak Samudera.

Seni kontemporer memiliki beberapa perbedaan dibanding aliran seni lainnya. Karya seni yang tergolong dalam seni kontemporer cenderung lebih bebas dan tak terikat pakem aturan kesenian zaman dahulu. Karya seni kontemporer juga lebih ekspresif dalam membingkai hal hal yang dekat dengan keseharian manusia modern.

Karya seni kontemporer memiliki keunikan yang membuatnya berbeda dari aliran seni era sebelumnya. Karya karya dalam aliran ini tampak lebih berani dan out of the box. Karya patung misalnya, tak melulu terbuat dari tanah liat atau hasil pahatan. Beragam properti bisa dijadikan patung dan mencerminkan keunikan pola pikir seniman yang membuatnya. Belakangan, seni kontemporer bahkan marak dijadikan alat untuk melakukan kritik sosial.

Keunikan dan kebebasan yang dimiliki oleh karya seni yang termasuk dalam aliran seni kontemporer membuatnya lebih banyak dilirik, baik oleh penikmat seni usia millenial maupun oleh media. Tampilannya yang estetik tentu saja menjadi sumber pemberitaan yang menjual.

Perkembangan seni kontemporer di Indonesia sendiri cukup baik. Indonesia memiliki beberapa seniman kontemporer kenamaan yang namanya sudah cukup dikenal luas. Sebut saja Wayan Nuarta dan Dipo Andi. Beberapa dari karya mereka bahkan telah melanglang buana dipamerkan di negara lain.

Seni kontemporer di Indonesia dengan mudah ditemukan di contemporary art gallery. Salah satu contemporary art gallery yang koleksi karyanya cukup fantastis adalah Edwin’s Gallery. Contemporary art gallery ini menampilkan karya dari dalam dan luar negeri. Seperti lazimnya sebuah art gallery, di sana juga terdapat sebuah bengkel pengerjaan yang dihuni oleh ide ide cemerlang para seniman kontemporer. Pengunjung dapat menikmati koleksi di galeri ini secara gratis.



  • Penjelasan Lukisan Beraliran Kubisme Di Contemporary Art Gallery

    Kategori │Seni Budaya



    Ketika Anda mengunjungi sebuah pameran lukisan pasti di dalamnya akan menemukan berbagai macam aliran lukisan. Salah satu aliran yang pastinya akan ditemukan dalam pameran lukisan yaitu kubisme. Jadi lukisan beraliran kubisme di contemporary art gallery pun banyak disukai oleh masyarakat umum. Bahkan banyak masyarakat yang sengaja membeli lukisan kubisme untuk dipasang dalam rumah. Dengan memasang lukisan kubisme maka akan membuat ruangan lebih meningkat estetikanya. Ketika ada orang yang berkunjung, tentu akan membuat orang tersebut terpukau dan berfokus terhadap setiap lukisan kubisme yang dipasang. Apakah Anda belum mengetahui apa itu lukisan kubisme? Jadi lukisan kubisme ini sebenarnya sudah dikenal sejak tahun 1900an dan pertama kali dikembangkan oleh seniman terkenal yang bernama Georges Braque.

    Semua lukisan beraliran kubisme dalam contemporary art gallery akan mewakili beberapa objek yang dilihat dari sudut berbeda. Ada beberapa ciri khusus dari lukisan kubisme. Cikal bakal dari kubisme sendiri dapat Anda lihat dari aliran seni lainnya yang sering disebut dengan fauvism dan pointilisme. Kubisme sebenarnya sebuah seni yang menciptakan gambar berbentuk abstrak, mulai dari benda 3D menjadi 2D yang dituangkan ke dalam lukisan. Kebanyakan seniman pasti akan menggambarkan beberapa objek dari beragam sudut pandang. Sehingga lukisan tersebut dapat terlihat modern dan berbeda. Sudah ada beberapa macam lukisan kubisme yang dipopulerkan para seniman luar negeri. Beberapa deretan seniman terkenalnya seperti, Pablo Picasso, Braque, Roger De Fresnaye, Fernand Leger dan Francis Picabia.

    Apabila Anda pun merupakan seniman pemula dan masih membutuhkan banyak pembelajaran, maka cobalah Anda mengunjungi berbagai art gallery yang ada pada masing-masing Kota. Apabila Anda di Jakarta, coba saja kunjungi contemporary art gallery, Edwin’s Gallery. Pasalnya di dalam gallery tersebut Anda bisa temukan macam-macam karya seni, mulai dari lukisan berbagai aliran sampai dengan patung-patung yang memancarkan seni estetikanya. Lukisan kubisme dapat Anda ciptakan dengan menggambar berbagam hal, contohnya wajah seseorang yang menuju kea rah audiensnya, akan tetapi hidungnya hadap ke samping. Anda bisa menjadikan lukisan tersebut untuk belajar dan untuk ke depannya, Anda bisa mencari tahu lebih banyak terkait koleksi lukisan kubisme yang diciptakan seniman populer zaman dahulu.